Ustadz Puad: Sikapi Hasil Pilpres dengan Legawa

AKSARAJABAR.COM, SUMEDANG – Sejumlah ulama Kabupaten Sumedang, Jawa Barat turut mewanti-wanti masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan dalam menyikapi siapa saja yang terpilih dalam pemilu tahun ini.

Salahsatunya disampaikan tokoh masyarakat dan ulama Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Ustadz Puad. Dia mengajak masyarakat Sumedang, khususnya Kecamatan Cimalaka untuk selalu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan cara menjaga kerukunan dan menghargai satu sama lain.

”Dalam pemilu, sudah lazim bila beda pilihan. Namun, kita tetaplah kita, bersaudara. Sudahilah perdebatan yang dapat memicu konflik, sejatinya kita kini menerima keputusan hasil pilihan rakyat yang akan ditentukan pada tanggal 22 Mei mendatang,” ujar Puad dalam video rekamannya.

Puad juga mengajak masyarakat untuk mengedepankan kebersamaan dalam merajut kembali masa depan setelah ditentukannya pemimpin Indonesia.

“Orang Jawa Barat itu terkenal dengan santun, saling menghargai, silih asah dan silih asuh. Mari kita jaga budaya tersebut. Mari kita rajut dan jalin kebersamaan, kegotongroyongan tiap individu, jangan sampai terpecah belah,” ucap dia.

Untuk hasil Pilpres tahun ini, tandasnya, sejatinya seluruh bangsa Indonesia menyerahkan sepenuhnya kepada penyelenggara, yaitu KPU.

”Apapun hasilnya pada tanggal 22 Mei nanti, mari kita serahkan semuanya kepada KPU RI. Sikapi hasil pilpres dengan legowo. Yang jelas NKRI harga mati. Sumedang bersatu pertahankan NKRI. Ulama dan masyarakat Sumedang tak akan bosan menyerukan keutuhan NKRI,” pungkasnya. (FITRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker