Teror Penembakan di Cibadak, Polisi Buru Pelaku

AKSARAJABAR.COM, SUKABUMI – Polsek Cibadak, Polres Sukabumi, mendalami teror penembakan yang terjadi di Jalan Suryakencana Cibadak. Diketahui, insiden penembakan oleh orang tidak dikenal itu membuat dua orang terkena proyektil senapan angin. Akibatnya, dua korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD Sekarwangi Cibadak.

Informasi dihimpun, insiden penembakan diduga mengunakan senapan angin itu terjadi pada Sabtu (25/5), tepatnya di depan toko busana queen dan toko mainan Quyshop. Kedua korban, mengalami luka dileher dan luka di punggung.

Dua korban penembakan adalah Rian Rasyidi (21) warga Kampung Pamatutan RT 18/7 Desa/Kecamatan Bojonggenteng dan Syarif Hidayatullah (20) warga Kampung Tugu RT 1/11 Desa Kalaparea, Kecamatan Nagrak.

Salah satu korban, Syarif Hidayatullah (20) menuturkan, dirinya yang bekerja sehari-hari menjadi seorang penjaga toko busana, tidak tahu percis kejadian yang menimpa dirinya. Hanya saja, tiba-tiba proyektil senapan angin bersarang dilehernya. “Tiba-tiba langsung kena leher, nggak kedengeran suaranya,” ujar Syarif Hidayatullah penjaga toko queen.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Cibadak Kompol Suhardiman menjelaskan, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan kasus penembakan secara misterius oleh orang tidak dikenal yang mengakibatkan dua orang terluka dalam satu hari itu.

“Begitu mendapatkan informasi, kita langsung membuat tim untuk menyelidiki dan mengungkap kasus ini. Sementara itu, kedua korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit,” ujar Suhardiman kepada awak media, Minggu (26/5).

Menurutnya, dalam insiden tersebut ada dua korban yang mengalami luka tembak. Pihak kepolisian pun berhasil mengamankan barang bukti berupa proyektil senapan angin diperkirakan ukuran 4,5 MM atau mimid standar.

“Kita masih mendalami motif dari aksi penembakan sekaligus kita memburu pelaku. Untuk warga Cibadak, diharapkan tenang karena pihak kepolisian sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku,” pungkasnya. (Can)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker