Wagub Jabar Uu Ruzhanul Minta Masyarakat Jangan Diskriminasi ODGJ

AKSARAJABAR.COM, BANDUNG — Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum meminta masyarakat lebih peduli terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Masyarakat pun diimbau tidak membiarkan apalagi mendiskriminasi orang yang terindikasi gangguan jiwa.

“Kalau menemukan ODGJ harus peduli jangan mengacuhkan apalagi ditertawakan, minimal laporkan kepada kami,” kata Uu usai peringatan Hari Kesehatan Jiwa se-Dunia di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Cisarua Jabar, Rabu (23/10/2019).

Mantan Bupati Tasikmalaya ini  juga meminta agar keluarga yang memiliki gangguan jiwa tidak malu membawanya ke rumah sakit jiwa untuk direhabilitasi. Dirinya mengaku tidak ingin ada kasus anggota keluarga diusir karena kejiwaannya terganggu dan terlantar di jalanan.

“Itu tidak solutif, jangan malu untuk direhabilitasi atau kalau memungkinkan diurus sendiri karena kami juga memiliki keterbatasan tapi kalau dilakukan bersama-sama tentu akan lebih baik,” kata dia.

Untuk menekan angka gangguan jiwa di Jabar, langkah preventif yang harus dilakukan adalah meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Jika iman dan takwa kuat, dirinya meyakini masalah yang menimpa tidak akan sampai mengganggu kejiwaan.

“Upaya Pemprov Jabar menekan angka gangguan kejiwaan juga ada pada program-program yang sifatnya kemasyarakatan,” kata Uu.

Dalam kesempatan tersebut, Uu merilis Kampung Wahana Layanan ODGJ Mandiri (Walagri) dan Crisis Center pelayanan kesehatan jiwa yang ada di RSJ Cisarua. Kehadiran Kampung Walagri, salah satu cara mempercepat rehabilitasi serta menciptakan rehabilitas yang produktif.

“Saat keluar dari tempat rehabilitasi selain sehat juga memiliki kemampuan memenuhi kebutuhan hidup. Karena di Kampung Walagri ini mereka juga diberi keahlian kewirausahaan,” tutur Uu. (IM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker