LAN Rumuskan Kompetensi Teknis ASN Bidang Pelatihan

AKSARAJABAR.COM,BANDUNG- Saat ini Aparatur sipil negara (ASN) masih ada yang bekerja tidak sesuai dengan bidang keahlian atau kompetensinya. Deputi Kajian dan Inovasi Manajemen Aparatur Sipil Negara LAN-RI, Agus Sudrajat mengatakan dalam Diskusi publik terkait peningkatan kompetensi ASN di Bandung bahwa pemerintah saat ini sedang menyiapkan kamus kompetensi untuk mendorong keahlian ASN berdasarkan instansinya.

“Itu mayoritas didominasi lulusan keguruan. Misalnya lulusan pendidikan guru matematika, jadi kepala dinas perindustrian atau kepala dinas lainnya. Kami ingin dari ASN bekerja sesuai kompetensinya. Sesuai dengan arahan Presiden Jokowi bahwa ASN yang dihargai adalah kompetensinya,” kata Agus di Fifteen Café Jalan Sumatera, Kota Bandung, Senin (18/11/2019).

Lebih lanjut Kepala Puslatbang PKASN LAN-RI, Hari Nugraha, SE., MPM.menuturkan, menurutnya, peran Instansi Pemerintah Penyelenggara Pelatihan dan Pengembangan, baik di pusat maupun di daerah, sangat strategis dalam mewujudkan sistem merit dalam manajemen ASN.

“Secara umum, ada 3 (tiga) pilar dalam mewujudkan sistem merit dalam kebijakan dan manajemen ASN, yaitu kualifikasi, kompetensi, dan kinerja.  Peran lembaga latbang (sebutan untuk Instansi Pemerintah Penyelenggara Pelatihan dan Pengembangan) adalah meningkatkan kompetensi ASN melalui kegiatan latbang yang berbentuk klasikal maupun non klasikal. Kunci dari penyelenggaraan latbang yang berkualitas adalah dengan menjamin mutu lembaganya, terutama aspek kompetensi SDM penyelenggara latbang, widyaiswara, instruktur, pengajar; baru diikuti oleh aspek sarana-prasarana fisik dan program latbang.”  Kata Hari.

Puslabang PKASN LAN saat ini telah merampungkan kamus kompetensi teknis bidang pelatihan yang berisi 17 judul kompetensi teknis bidang pelatihan, yang terdiri dari 3 (tiga) Kompetensi Teknis Generik (G) dan 14 (empat belas) Kompetensi Teknis Spesifik (S). Kompetensi Generik adalah kompetensi yang harus dimiliki oleh semua jabatan yang ada dalam lembaga pelatihan, sedangkan Kompetensi Spesifik adalah kompetensi yang hanya dimiliki oleh jabatan tertentu saja. Adapun ketujuh belas judul kompetensi teknis bidang pelatihan adalah sebagai berikut:

  1. Kompetensi Pengembangan Kompetensi ASN (G);
  2. Kompetensi Penyelenggaraan Pelatihan ASN (G);
  3. Kompetensi Pengelolaan Kebijakan Pelatihan ASN (G);
  4. Kompetensi Penyusunan Kebutuhan Pengembangan Kompetensi ASN (S);
  5. Kompetensi Perencanaan Pelatihan ASN (S);
  6. Kompetensi Penyusunan Kurikulum Pelatihan ASN (S);
  7. Kompetensi Penyusunan RBPP & RP (S);
  8. Kompetensi Penyiapan Kebutuhan Teknis Pelatihan (S);
  9. Kompetensi Pengelolaan Pelatihan ASN (S);
  10. Kompetensi Pengelolaan E-Learning Pelatihan ASN (S);
  11. Kompetensi Evaluasi Pelatihan ASN (S);
  12. Kompetensi Pembinaan Alumni Pelatihan ASN (S);
  13. Kompetensi Penjaminan Mutu Pelatihan ASN (S);
  14. Kompetensi Penyiapan Akreditasi Lembaga Pelatihan ASN (S);
  15. Kompetensi Pengakreditasian Lembaga Pelatihan ASN (S);
  16. Kompetensi Penyusunan Kebijakan Pelatihan ASN (S); dan
  17. Kompetensi Sosialisasi Kebijakan Pelatihan ASN (S).

Menurut Sekretaris Deputi SDM Aparatur KemenPAN dan RB, Mudzakir, M.A., Penyusunan kamus kompetensi teknis bidang pelatihan akan melengkapi kamus kompetensi jabatan ASN, yang saat ini baru tersedia untuk kompetensi manajerial dan sosial kultural saja. Selanjutnya diharapkan akan bisa disahkan sesuai prosedur dan diimplementasikan secara nasional sehingga berdampak seperti yang diharapkan.

“Keberadaan kamus kompetensi teknis bidang pelatihan yang dibuat LAN ini akan berperan besar dalam mendukung standardisasi kompetensi dan mewujudkan sistem merit untuk ASN, khususnya visi Pemerintah Indonesia 2020-2024 dalam mewujudkan pembangunan SDM yang berkualitas. “

Sebagai pamungkas Dr. Agus Sudrajat, S.Sos, MA., menyampaikan bahwa hari ini Lembaga Administrasi Negara (LAN) dalam rangka meningkatkan kompetensi ASN, tengah menyiapkan Manajemen Talenta maupun Sekolah Kader bagi ASN yang memiliki kompetensi mumpuni.

(Rls)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker