Wabup Sosialisaaikan Langsung Rencana Pemindahan TPA Panembong

Aksarajabar.com, Subang – Dalam rangka mensosialisasikan pemindahan TPA Baru Subang dari TPA Panembong ke Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) Jalupang Kalijati, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi didampingi Kasatpol PP dan Damkar serta Camat Kalijati secara langsung mengunjungi masyarakat Dusun Tenjo Laut Desa Jalupang Kecamatan Kalijati Subang di sekretariat Karang taruna Tenjo Laut. Selasa (4/2/20).

“Sosialisasi tersebut agar masyarakat disekitar TPS Jalupang mendapatkan informasi utuh tidak simpang siur dan tidak termakan isu yang tidak benar,” jelas Wabup.

Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) yang baru dilatarbelakangi dikarenakan TPA Panembong untuk sekarang ini kondisinya sangat mengkhawatirkan dengan over load sampah yang menumpuk disana. Sehingga bila dibiarkan akan semakin menimbulkan masalah seperti yang telah terjadinya sampah terbawa arus sungai Cilamatan sehingga mencemari bahkan menimbun dan merusak areal pesawahan, adanya longsor sampah karena sudah overload dan kebakaran di TPA Panembong.

Artikel Terkait  Guru SMKN 1 Cipeundeuy Produksi Dan Bagiakan Masker Gratis

“TPA Panembong sudah tidak layak lagi dengan luas TPA hanya 6 ha dengan kontur tanah yang tidak labil,” tambahnya.

Tempat baru TPS di Jalupang terpilih karena asas kedaruratan mengingat TPA panombong overload dan lokasi TPS Jalupang tersebut lokasinya memungkinkan dijadikan TPS dengan mempertimbangkan berbagai aspek diantaranya jauh dari pemukiman, menggunakan tanah perhutani dan akses menuju lokasi TPS tidak akan menggangu pemukiman warga sekitar.

Pemerintah Daerah sudah berkoordinasi dengan Perhutani tentang penyediaan lahan peruntukan TPS, yang mana TPS tersebut merupakan TPS yang akan menggunakan teknologi dalam pengelolaan sampah tersebut oleh pengusaha atau perusahaan swasta. Sampah yang masuk ke TPS akan diolah menjadi barang ataupun hal-hal yang bermanfaat, contoh yang akan dikembangkan pengelolan sampah tersebut yaitu sampah menajdi listrik.

Dalam sosialisasi tersebut dihadirkan narasumber dari PT. MKS yang tertarik untuk mengelola TPS Jalupang dengan menggunakan teknologi yang mana sampah akan menjadi sumber energy listrik (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah )

Artikel Terkait  Desa Kosar Kembali Lakukan Penyemprotan Disinfektan

PLTSa nantinya akan memakai teknologi tinggi. Sampah-sampah yang datang akan diolah dengan cara dibakar pada temperature tinggi di atas 900 derajat celcius. Berdasarkan perhitungan, dari 500 – 700 ton sampah atau 2000-3000 m3 sampah perhari akan menghasilkan listrik dengan kekuatan 7 megawatt. PLTSa dengan bahan bakar sampah merupakan salah satu pilihan strategis dalam menanggulangi masalah sampah di berbagai kota besar di Insonesia dan pada khususnya di Subang.

Harapan masyarakat dalam pertemuan dengan Wabup Subang yaitu bahwa pembangunan TPS bisa membuka lowongan pekerjaan masyarakat dan turut menaejahterakan warga sekitar, dengan TPS diharpakan  diperbaiki insfrastruktur akses jalan, perhatikan dampak lingkungan serta perhatikan aturan dan kajian dalam rencana pembangunan TPS tersebut. (red)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close