Dinilai Forum Cacat Hukum, DKD Jabar Walkout dari SIDPARNAS 2020

Jakarta- Kegiatan Sidang Paripurna Nasional (SIDPARNAS) yang diselenggarakan oleh Dewan Kerja Nasional (DKN) Gerakan Pramuka di Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur, berlangsung ricuh.

Acara yang diselenggarakan pada minggu 16-18 Februari 2020 tersebut dihadiri oleh seluruh Perwakilan DKD se indonesia minus Sulawesi Utara.

Ketua Dewan Kerja Daerah (DKD) Jawa Barat Ridwan Saputra, S.IP. menyatakan Walkout sebelum Forum Sidparnas dimulai.

Menurut Ridwan, Forum DKD dan DKN sedang di tuntut untuk berpikir bijak. karena turun nya SK Kwarnas 019 tahun 2020 tentang penonaktifan Ketua DKN Roby Zulfandi.

“Maka seharusnya urusan ini adalah faktor utama yang di bahas sebelum Sidparnas dimulai,” tuturnya.

Namun berjalan nya forum Sidparna tidak kondusif dan peserta mendorong untuk sidang dimulai dengan dipimpin oleh Roby Zulfandi (Ketua Dkn Non Aktif).

“Ini menjadi forum yang cacat hukum pasalnya menentang sebuah konstitusi yang jelas dalam Jukran 05 Tahun 2017 Bab XVI poin 4 menyatakan ‘Pimpinan Sidang Paripurna adalah Ketua Dewan Kerja Penyelenggara atau dapat diwakilkan kepada anggota lainnya dari Dewan Kerja penyelenggara atas mandat Ketua Dewan Kerja Penyelenggara’ dari dasar itu maka kita harus sepakat forum sebelum sidparnas dimulai jelas Ketua DKN harus ada keberadaan nya,” ungkapnya kepada aksarajabar.com. Sela (18/02/2020).

Lebih lanjut Ridwan menuturkan bahwa keadaan DKN sedang tidak sehat, menurutnya harus memunculkan sebuah solusi yakni kejelasan tentang Ketua DKN.

“Karena seorang Ketua adalah nahkoda yang menjadi simbol organsiasi, dia menentang keras jika Organisasi sebesar DKN janganlah menjadi organisasi tanpa bentuk,” tegasnya.

Sikap DKD Jabar menurut Ridwan legowo walaupun dominasi forum yang menginginkan Sidparnas segera dimula.

Ridwan menyatakan sikapnya bahwa DKD Jabar tidak akan mengambil sejarah dalam forum yang melawan hukum.

“Kalau seperti itu berarti DKN jelas berpikir sempit dan tidak menjunjung tinggi kepentingan banyak orang yang menginginkan kesejukan di tubuh Dewan Kerja Nasional,” tukasnya.

(red)

Related Articles

2 Comments

  1. Lhoo itu Ridwan sebenarnya mempermasalahkan apanya yang cacat hukum :
    1) kept kwarnas yg menon-aktifkan Roby, atau
    2) sidparnas yg mengikuti kemauan mayoritas peserta yang menghendaki ketua DKN Non-Aktif untuk memimpin Sidparnas ??
    Mohon info dan pencerahannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close