Sekilas Mengenal Sosok Ratu Tisha Destria, Ini Profil Singkatnya !

AKSARAJABAR- Sosok Ratu Tisha Destria yang akrab di panggil Tisha sedang ramai diperbincangkan karena dirinya mundur dari Jabatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI pada Senin (13/04/2020).

Dilansir dari kompas.com, Tisha mengumumkannya melalui akun Instagram pribadinya dengan mengunggah video berdurasi 1 menit 45 detik.

Dalam video yang berisi voice over itu, Ratu Tisha yang menceritakan pengalamannya selama menjabat menjadi Sekjen PSSI sejak Juli 2017.Dirinya  berpesan kepada semua pecinta  sepak bola tanah air agar tidak lelah mendukung sepak bola Indonesia.

“Jangan pernah berhenti untuk mendukung sepak bola Indonesia. Yakin selalu ada harapan bagi yang berdoa, selalu ada waktu yang tepat bagi yang bersabar dan selalu ada jalan bagi yang tidak pernah lelah berusaha,” kata Tisha, seperti surat yang ditulisnya di akun Instagram @ratu.tisha, Senin (13/4/2020).

Berikut Profilnya Singkatnya.

Ratu Tisha Destria Lahir di Jakarta, 30 Desember 1985. Ia merupakan anak dari pasangan Tubagus Adhe dan Venia Maharani.

Semasa Tisha kecil, menghabiskan waktunya di ibu kota Jakarta hingga ia lulus  SMA. Di Jakarta, Tisha masuk yang favorit, SMA 8.

Dia menyukai sepak bola bukan sebagai pemain, tapi sebagaia manajer tim di sekolahnya. Berkat kelihaian tangannya, ia mampu membawa tim sepak bola disekolahnya menjadi juara di berbagai turnamen.

Setelah lulus SMA, ia masuk jurusan matematika Institut Teknologi Bandung (ITB). Meski jurusannya bukan olahraga, Tisha tetap melanjutkan kegemaran olahraga pria in semasa di kampus.

Kala itu, Tisha bergabung dengan Persatuan Sepak Bola ITB (PS ITB), ia menjadi bagian tim manajerial tim yang berada langsung di bawah Liga Mahasiswa Jawa Barat dan Persib.

Setelah Lulus kuliah tahun 2008, ia mendapatkan tawaran bekerja pada perusahan  perminyakan Schlumberger.

Di  tahun yang sam,  ia mendirikan LabBola, sebuah usaha yang bergerak dalam bidang jasa penyedia data analisis di dunia olahrga.

Pada tahun 2013, Tisha mengikuti Pendidikan sepakbola duni,FIFA.  Ia termasuk 28 orang yang lolos seleksi FIFA dari 6400 pendaftar dari penjuru dunia.

Kemudian pada tahun 2016, saat kompetisi sepakbola Indonesia terbekukan, Tisha bersama PT Gelora Trisula Semesta (GTS), ikut menggelar ajang Indonesia Soccer Championship (ISC).

Saat Edy Rahmayadi sebagai Ketua Umum PSSI baru periode 2016-2020, pada 2017 Tisha mencoba mengajukan diri menjadi salah satu calon Sekjen PSSI. Setelah memengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), sehingga ahirnya terpilih.

 

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close