Jangan Salah, Ini Perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila

AKSARAJABAR– Kebanyakan orang seringkali bingung atau salah memahami perbedaan soal Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila. Padahal ditilik dari sisi sejarah dan tanggal peringatannya pun keduanya memiliki perbedaan.

Yup, tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila sedangkan tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Perbedaaanya, secara histori Hari Lahir Pancasila merupakan hari dimana Pancasila diperdengarkan kepada umum oleh Soekarno. Saat itu Soekarno berpidato tentang lima dasar negara, yaitu Pancasila yang sebelumnya dirumuskan oleh Muhammad Yamin dengan nama “Lima Dasar”.

Panca yang berarti lima dan sila berasal dari bahasa Sansakerta yang artinya prinsip atau asas.
Setelah rumusan Pancasila ini tercetus, pada tanggal 22 Juni lahirlah lima rumusan lain, yang dikenal sebagai Piagam Jakarta, 18 Agustus 1945 dan masuk di Pembukaaan UUD, 27 Desember 1949 di mukaddimah Konstitusi Republik Indonesia Serikat, 15 Agustus 1950 di UUD sementara dan yang terakhir merujuk pada Dekret Presiden tanggal 5 Juli 1959.

Sementara Hari Kesaktian Pancasila adalah hari dimana Pancasila dianggap sebagai dasar negara yang tak tergantikan. Hal ini dilatarbelakangi oleh peristiwa G30S/PKI pada 30 September 1965 silam.
Ada sedikitnya enam jenderal dan satu kapten yang dibunuh oleh oknum PKI atau Partai Komunis Indonesia sebagai upaya kudeta. Paham komunis yang ditengarai telah merusak ideologi Pancasila ini berkembang pesat di tahun 1965.

Namun, gejolak tersebut berhasil diredam militer Indonesia. Setelah kejadian G30S/PKI ini, pembantaian komunis dianggap telah usai dan tanggal 1 Oktober 1965. Saat itulah, pemerintah Orde Baru kemudian menetapkan 1 Oktober itu sebagai Hari Kesaktian Pancasila. (red)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close