Produksi Masker Pemprov Jabar Libatkan UMKM

Pandemi Covid-19 membuat sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Jawa Barat mengalami penurunan terhadap daya beli masyarakat yang pada akhirnya membuat laju produksi UMKM terhambat. Di beberapa sektor usaha seperti kuliner, ekonomi kreatif (EKRAF), dan jasa. Bahkan berdampak pada penghasilan UMKM yang diakibatkan tidak lagi berproduksi dan berkegiatan.

Bahkan besar dari mereka sampai gulung tikar akibat beban kewajiban yang harus terus ditunaikan sedangkan tidak adanya permintaan dari konsumen sehingga produksi tidak mampu berjalan.

Guna menggerakan produksi UMKM yang terhambat maupun terhenti, Pemerintah Daerah (PEMDA) Provinsi Jawa Barat melalui Dinas UMKM dan Koperasi melibatkan sekitar 200 UMKM yang tersebar di 27 Kabupaten/Kota untuk memproduksi 2 Juta masker kain. Masker kain tersebut nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat Jawa Barat.

Deni Andrianto, dari CV Sarana Wadenra Sejahtera, yang merupakan salah satu dari pemilik 200 UMKM yang mendapatkan pesanan untuk pembuatan masker kain tersebut merasa sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Dinas UMKM dan Koperasi Provinsi Jawa Barat.

“Bersyukur sekali ada program ini karena UMKM saya bergerak di bidang konveksi. Akibat dari Pandemi COVID-19 ini gak ada yang bikin pakian karena toko pada tutup, orang juga milih gak belanja pakian karena harus nabung. Sedangkan karyawan saya ada 50 orang, terpaksa diliburkan gak pake digaji, tapi karena ada program ini jadi lumayan bisa jalan lagi”, ujar Deni yang diwawancarai melalui telepon.

Selain itu juga Deni juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya terhadap Dinas Koperasi, dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Provinsi Jawa Barat atas bantuan untuk menggerakan kembali UMKM, saya sebagai pelaku UMKM yang terlibat dan ikut mengerjakan bagian kecil dari pembuatan 2 Juta masker. (red)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close