Sambil Reses Unsur Pimpinan DPRD Subang Sosialisasikan New Normal

SUBANG – Masa Reses Sidang II tahun 2020 Anggota DPRD Subang Periode 2019-2024, dimanfaatkan Wakil Ketua DPRD Subang Aceng Abdul Kudus untuk mensosialisasikan protokol kesehatan menghadapi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), sekaligus menyumbangkan APD dan pamflet protokol kesehatan pencegahan Covid-19, di Desa Simpar Kecamatan Cipunagara Subang, Kamis (25/6/2020).

Sosialisasi protokol kesehatan menuju AKB yang dilakukan Wakil Ketua DPRD Subang Aceng Abdul Kudus mendapat sambutan positif dari Kepala Desa Simpar sekaligus Ketua Gugus Tugas Desa Simpar H. Saepudin.

Menurutnya, meski secara umum masyarakat desa Simpar sudah disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Namun sosialisasi di sela-sela reses yang dilakukan Wakil Ketua DPRD Subang Aceng Abdul Kudus ini kata Saepudin, semakin mempertegas betapa pentingnya menjaga kesehatan di masa pandemi Covid-19. Karena menjaga kesehatan itu, sangat penting bagi masyarakat desa Simpar khususnya, dari resiko penukaran Covid tersebut.

“Alhamdulillah hari ini Pak Wakil Ketua DPRD Subang H. Aceng Abdul Kudus, memanfaatkan masa reses ini dengan mensosialisasikan disiplin protokol kesehatan menghadapi AKB. Dan menyumbangkan bantuan APD berupa masker dan pamflet protokol kesehatan, yang nantinya akan kita bagikan ke warga masyarakat,” ujar H. Saepudin kepada wartawan di Subang, Kamis (25/6/2020).

Saepudin menyebutkan, dengan sosialiasasi ini, yang dilakukan DPRD dan Aliansi Wartawan Subang (AWAS), cukup membantu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat Desa Simpar, sehingga tingkat disiplin masyarakat Simpar dalam mematuhi protokol kesehatan semakin tinggi, di saat mengahadapi AKB.

Baca Juga :  Bupati Subang Sampaikan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 di Hadapan DPRD Subang

“Secara pribadi saya juga sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yang dilakukan oleh DPRD dan AWAS,” imbuhnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Subang Aceng Abdul Kudus mengatakan, masa reses sidang II tahun 2020 ini, dimanfaatkan untuk mensosialisasikan protokol kesehatan pencegehan Covid-19, terutama dalam mengahadapi AKB, masyarakat wajib dan harus disiplin.

“Kalau masyarakat kita disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, Insyaa Alloh Kita semua bisa secepatnya kembali menuju ke kehiduoan normal,” ucap Aceng.

Aceng juga menyebutkan, selama sosialisasi dan reses ini menyerap apresiasi masyarakat desa Simpar, yang menyampaikan keluhannya tentang sembilan bantuan sosial (Bansos), yang tidak tepat sasaran.

Tentunya kata Aceng, akan ditindaklanjuti pekan depan dengan memanggil Dinas Sosial dan dinas terkait. Guna memperbaharui data penerima manfaat bansos kedepannya.

“Tentunya aspirasi yang masuk hari ini dari desa Simpar, akan menjadi perhatian Kita, kita panggil Dinas terkait, guna klarifikasi perbaikan data penerima manfaat 9 pintu bansos, selama Covid-19 ini,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, pelaksanaan reses dan sosialisasi protokol kesehatan menuju AKB ini, masyarakat Simpar khususnya, sudah terbiasa dan disiplin, dalam mematuhi protokol kesehatan.

“Lihat saja mereka sudah memakai masker, membiasakan cuci tangan, menjaga jarak, dan peserta reses pun dibatasi,” terangnya.

Lebih lanjut Aceng menyatakan, kedepannya mengenai aspirasi pembangunan di desa, dipastikan kembali ada.

“Kedepan sih tentunya bakal ada, anggaran untuk pembangunan di desa, jadi kita bersabar saja dulu,” tandas Aceng.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close